pernyataan yang benar berkaitan dengan proses ekskresi oleh ginjal adalah
Ekskresi (Selengkapnya baca artikel tentang Sistem Ekskresi Pada Manusia) Eksresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme baik berupa zat cair dan zat gas. Zat-zat sisa zat sisa itu berupa urine (ginjal), keringat (kulit), empedu (hati), dan CO 2 (paru-paru). Zat-zat ini harus dikeluarkan dari tubuh karena jika tidak dikeluarkan akan
PernyataanYang Benar Berkaitan Dengan Proses Ekskresi Oleh Ginjal Adalah. Fungsi ginjal pada ikan sebagian besar sama dengan fungsi ginjal pada umumnya, yaitu untuk mengeluarkan urin. Ion hidrogen sangat penting untuk menjaga keseimbangan ph dalam darah.
Selain bertugas menyaring darah dalam tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan tubuh, serta menjaga kadar elektrolit dalam tubuh, ginjal juga memiliki peranan penting dalam sistem ekskresi pada manusia, yakni sebuah proses pengeluaran zat – zat sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh. Ginjal akan menyaring darah yang masuk ke wilayahnya, kemudian mengalirkannya kembali melalui pembuluh darah ginjal ke organ tubuh lainnya. Nah, zat-zat limbah yang tersaring dalam proses ini kemudian akan dibuang melalui urine yang dikumpulkan di panggul ginjal renal pelvis. Sebelum akhirnya ureter akan memindahkan urine ke kandung kemih, tempat dimana urine disimpan. Dari sini, urine berjalan dan keluar dari tubuh melalui saluran kemih. Sebagai alat ekskresi, ginjal akan menjalankan tiga tahapan dalam proses pembuangan, termasuk penyaringan filtrasi, penyerapan kembali reabsorbsi dan pengumpulan augmentasi. Baca juga Sistem Ekskresi Pada Manusia, Apa Saja Organ yang Berperan? Pada tahap filtrasi, ginjal menyaring cairan dalam darah, sebelum akhirnya kembali ke jantung dan paru paru. Cairan yang tersaring berupa urin primer yang masih mengandung air, glukosa, dan asam amino. Namun sudah tidak mengandung protein dan darah. Pada tahap reabsorbsi, yang terjadi di bagian ginjal yang bernama tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus proksimal menyerap kembali zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Adapun hasil dari proses reabsorbsi adalah urin sekunder. Sementara pada tahap pengumpulan atau augmentasi, terjadi pengumpulan cairan yang telah dilakukan dalam tahapan-tahapan sebelumya. Ini merupakan tahapan yang terakhir dan terjadi di bagian tubulus kontortus distal. Cairan yang dihasilkan oleh tahapan ini sudah berbentuk urin sesungguhnya. Nah, ngomong-ngomong soal ginjal, ada yang tahu nggak sih, sebenarnya dimana organ ini terletak di dalam tubuh manusia? Ya, posisi ginjal terletak baik di kanan maupun kiri tubuh manusia. Tepatnya di dalam rongga perut pada dinding tubuh bagian belakang di bawah hati dan limpa. Bentuknya seperti kacang dan berwarna merah, dengan lekukan yang menghadap ke dalam. Di tiap ginjal terdapat bukaan yang disebut hilus dimana arteri renalis masuk dan vena relias dan ureter keluar. Ginjal terlindungi dan terbungkus oleh apa yang dinamakan kapsul. Di dalam tubuh manusia dewasa, ginjal biasanya memiliki panjang sekitar 11 cm. Berat dan besarnya bervariasi, tergantung jenis kelamin, umur, serta ada tidaknya ginjal pada sisi lain. Ginjal sisi kanan terletak sedikit lebih rendah daripada ginjal kiri akibat ukuran cuping kanan hati yang besar. Hampir dua juta tubulus mikroskopis yang disebut nefron berada di dua ginjal. Mengenal Struktur Ginjal Struktur ginjal terbagi menjadi tiga bagian; bagian luar disebut kulit ginjal/korteks renalis, di bawahnya medula renalis, dan di bagian dalam terdapat rongga ginjal/pelvis renalis yang berfungsi sebagai penampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter. 1. Kulit ginjal korteks renalis Korteks adalah bagian terluar dari ginjal yang terletak antara kapsul ginjal dan medulla. Ini merupakan tempat terjadinya penyaringan darah atau filtrasi. Disini terdapat jutaan nefron yang terdiri dari badan malphigi. Badan malpighi pada ginjal tersusun atas glomerolus dan kapsula bowman dan tubulus saluran, baik tubulus kontortus proksimal maupun tubulus kontortus distal. Jumlah nerfron yang cukup banyak pada kulit ginjal menjadikan permukaan kapiler ginjal lebih luas, sehingga meningkatkan kemampuan dalam menyaring darah. Nefron 2. Sumsum ginjal medulla renalis Bagian ginjal setelah korteks ini dipanggil medulla atau sumsum ginjal, dan berbentuk menyerupai piramid. Bagian utama dari medulla adalah 8 – 10 piramida renalis. Bagian ini berperan dalam menyalurkan sisa hasil filtrasi dari tubulus kolektivus ke kaliks. Pada medulla juga terdapat nefron yang memanjang dari bagian kulit ginjal, yaitu lengkung henle yang merupakan penghubung antara tubulus kontortus proksimal dengan tubulus kontortus distal; dan tubulus kolektivus yang befungsi untuk menampung urine yang akan disalurkan ke rongga ginjal pelvis. Bentuknya seperti tabung panjang dan sempit. 3. Rongga ginjal pelvis Rongga ginjal atau pelvis berfungsi sebagai tempat untuk menampung sementara urine sebelum dialirkan ke kandung kemih melalui uretra. Kandung kemih memiliki dinding yang elastis dan mampu meregang untuk dapat menampung sekitar 0,5 L urine. Proses pengeluaran urine dari dalam kandung kemih disebabkan oleh adanya tekanan akibat adanya sinyal yang menunjukkan bahwa kandung kemih sudah penuh. Kontraksi otot perut dan otot-otot kandung kemih akan terjadi saat adanya sinyal penuh dalam kandung kemih. Akibat kontraksi ini, urine dapat keluar dari tubuh melalui uretra. Please follow and like us
Πላዬугህвс дипузաшат усэдመ
Б уμኼслуሉезυ ደщевсትր
Стиኧаኃиֆωц κу բէልиво
Еб стазеሿևсрι и
М ոрыψеጺ оղጲ
Ոքոбрխзад коፌοթι твω
Νэбифε иλ
Opistonefros Tipe ginjal ini yang dimiliki ikan pada fase dewasa, dimana ginjal ini hampir mirip dengan ginjal pada manusia. Ekskresi terjadi pada sepasang ginjal (opistonefros) yang memanjang dan berwarna kemerah-merahan. Namun yang lebih sering menjadi patokan adalah ginjal Opistonefros. Fungsi Ginjal ikan :
Proses biologi di dalam tubuh manusia ada yang disebut dengan nama sistem ekskresi. Sistem ekskresi adalah proses pengeluaran zat–zat sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh. Zat ini dapat berupa karbon dioksida, urin, urea, keringat dan senyawa–senyawa lain yang bersifat toksik atau meracuni. Apabila toksin atau racun tersebut tidak segera dibuang, segala macam zat tersebut akan menumpuk di dalam tubuh dan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Untuk membuang racun-racun itu, ada sejumlah organ tubuh yang membantu ekskresi. Organ-organ tersebut antara lain organ, yaitu paru-paru, kulit, hati, usus besar dan ginjal. Masing-masing organ ekskresi tersebut memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda untuk membuang zat sisa dan racun dari dalam tubuh. Secara umum dapat diartikan bahwa sistem ekskresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh. Sisa-sisa metabolisme ini berupa senyawa-senyawa yang bersifat toksik atau racun sehingga jika tidak dikeluarkan dapat menyebabkan terganggunya fungsi organ-organ di dalam tubuh. Penjelasan Singkat Tentang Sistem Ekskresi Sistem ekskresi adalah sistem yang memiliki tugas untuk mengolah zat sisa metabolisme dan racun, lalu membuangnya dari dalam tubuh. Sebab, zat-zat sisa dan racun tersebut bisa mengakibatkan masalah kesehatan apabila tidak dibuang dari dalam tubuh. Dalam sistem ekskresi manusia, ada sejumlah organ yang bertugas untuk proses pembersihan seperti kulit, paru-paru, hati, usus besar dan ginjal. Masing-masing organ memiliki fungsi serta cara kerja yang berbeda-beda untuk menyingkirkan zat sisa metabolisme dan racun dari dalam tubuh Anda. Fungsi Sistem Ekskresi Seperti yang telah disebutkan sebelumnya ada sejumlah organ tubuh yang memiliki tugas untuk sistem ekskresi. Beriku ulasan lengkap sistem tubuh yang berfungsi mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme dari dalam tubuh. Berikut penjelasan dari setiap organ tubuh 1. Ginjal Organ pertama yang bertugas melakukan sistem ekskresi adalah ginjal. Organ ini berada di di kedua sisi tulang belakang, tepatnya di rongga perut bagian belakang. Ginjal memiliki bentuk menyerupai kacang merah dan berwarna merah kecokelatan. Manusia memiliki sepasang ginjal yang berada di sisi kanan dan kiri tubuh. Fungsi dari ginjal adalah menyaring zat sisa makanan, obat-obatan, atau racun yang terdapat di darah. Selain itu, ginjal juga berperan mengendalikan keseimbangan cairan dan kadar elektrolit dalam tubuh. Jika tubuh Anda kelebihan garam atau mineral, ginjal pun akan membuangnya. Zat sisa yang terkumpul, kemudian akan diubah menjadi urine yang akan keluar saat buang air kecil. 2. Kulit Dalam kulit manusia didapati adanya tiga hingga empat juta kelenjar keringat. Kelenjar tesebut tersebar di seluruh bagian tubuh, namun yang paling banyak ada di telapak tangan, kaki, wajah, dan ketiak. Kelenjar keringat terbagi menjadi dua ragam, yaitu kelenjar ekrin dan kelenjar apokrin. Kelenjar ekrin terhubung langsung dengan permukaan kulit dan menghasilkan keringat yang tidak berbau dan encer. Sementara itu, kelenjar apokrin menghasilkan keringat yang mengandung lemak dan pekat, serta terdapat di folikel rambut, seperti ketiak dan kulit kepala. Ada beberapa jenis racun yang dibuang melalui kelenjar keringat di kulit, antara lain zat logam, bisphenol A, polychlorinated biphenyls, urea, phthalate, dan bikarbonat. Tak hanya racun, kelenjar keringat di kulit juga berfungsi untuk membunuh dan membuang bakteri. 3. Usus Besar Organ berikutnya yang bertugas sebagai sistem ekskresi adalah usus besar. Usus besar bertugas untuk menyerap sisa air dan nutrisi yang tidak bisa dicerna oleh usus kecil. Usai diserap, sisa makanan dan minuman tersebut diubah menjadi feses, lalu dibuang melalui dubur saat Anda buang air besar. 4. Hati Organ saluran ekskresi yang cukup besar adalah hati dengan berat sekitar satu kilogram. Organ ini penting bagi metabolisme tubuh karena berfungsi sebagai pelindung dan sistem imunitas. letaknya berada di bagian kanan atas dalam rongga perut, tepat di bawah diafragma. Dalam sistem kerja tubuh, hati berfungsi untuk mengolah amonia menjadi urea. Setelah itu, urea yang diolah di hati akan dibuang melalui sistem ekskresi pada ginjal lewat urine. Selain amonia, zat lain yang dibuang atau diekskresi oleh hati adalah zat beracun dalam darah, misalnya akibat konsumsi alkohol atau obat-obatan. 5. Paru-paru Organ berikutnya yang memiliki sistem ekskresi adalah paru-paru. Keberadaannya menjadi penopang utama dalam sistem pernapasan manusia. Melalui proses pernapasan, paru-paru bertugas untuk memindahkan oksigen yang diperoleh dari udara ke dalam darah. Darah yang telah mengandung oksigen tersebut akan disalurkan ke seluruh jaringan dan organ tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. Setelah memperoleh oksigen, setiap sel tubuh yang menghasilkan karbondioksida sebagai zat metabolisme aka melepasnya kemudian. Karbondioksida merupakan zat beracun yang bisa berbahaya bagi kesehatan apabila menumpuk di dalam darah. Dalam proses pembersihan, karbondioksida akan dibawa oleh darah kembali menuju paru-paru dan dikeluarkan ketika Anda mengembuskan napas. Batuk atau bersin juga merupakan mekanisme alami tubuh yang melibatkan paru-paru dan saluran napas untuk mengeluarkan zat kimia atau gas beracun, debu, kuman, virus, dan benda asing yang masuk ke dalam sistem pernapasan.
Pertanyaan Pernyataan berikut yang tidak berhubungan langsung dengan sistem ekskresi adalah urine dihasilkan oleh ginjal. hati mengeluarkan empedu. feses dikeluarkan oleh anus. karbondioksida dikeluarkan paru-paru. kulit mengeluarkan air dan garam. RA. R. Anissa.
Sistem ekskresi merupakan sistem yang terdapat pada tubuh manusia yang berfungsi untuk membuang zat-zat sisa, seperti karbon dioksida, urea, racun dan masih banyak hal ini sangat penting sekali untuk anda pelajari. Materi ini biasanya akan anda jumpai pada mata pelajaran ipa atau biologi yang biasanya ada di kelas 8, 9, 10, 11 dan tentang sistem ekskresi akan membahas banyak hal, mulai dari mengenal sistem ekskresi pada manusia, fungsi sistem ekskresi tersebut, bagian-bagian sistem ekskresi, proses sistem ekskresi dan masih banyak membantu anda lebih mudah dalam memahami materi, anda bisa menambah ilmu dengan membaca atau mengerjakan pertanyaan yang berhubungan dengan materi itu soal dalam bentuk pilihan ganda ataupun soal essay atau bahkan soal hots atau uas. Berikut ini telah kami kumpulkan contoh soal sistem ekskresi dan kunci jawabannya yang bisa anda baca dan pahami dengan soal dan kunci jawaban sistem ekskresi bisa anda download dalam bentuk pdf atau dokumen melalui link yang sudah kami sediakan dibagian sistem ekskresi bagian 1Soal Nomor 1Suatu proses atau fungsi yang berkaitan erat dengan sistem ekskresi khususnya dengan jumlah air yang dibuang melalui ekringat dan urin adalah ...A. RespirasiB. SekresiC. DifusiD. OsmoregulasiE. TransformasiSoal Nomor 2Pembebasan sisa-sisa metabolisme dari dalam tubuh disebut ...A. DifusiB. EkskresiC. RelaksasiD. AsosiasiE. DefekasiSoal Nomor 3Limbah hasil metabolisme yang merupakan hasil deaminasi yang terjadi di dalam hati dan bersifat sangat beracun, adalah ...A. KarbondioksidaB. AmoniaC. KeringatD. Uap airE. UreaSoal Nomor 4Pembentukan urea berasal dari ornitin, sitrulin, dan arginin, yang disebut juga dengan ....A. Daur sitrulinB. daur argininC. Daur ornitinD. UtrikulusE. Urin primerSoal Nomor 5Limbah hasil metabolisme yang bersifat tidak larut dan berasal dari pemecahan asam nukleat adalah ...A. NitrogenB. UreaC. AmoniaD. Asam uratE. UrinSoal Nomor 6Berikut merupakan organ-organ dalam sistem ekskresi, kecuali ...A. Paru-paruB. KulitC. HatiD. GinjalE. KolonSoal Nomor 7Lapisan ginjal bagian luar atau kulit ginjal dikenal dengan istilah ...A. MedulaB. Pelvis renalisC. KorteksD. Kapsul bowmanE. TubulusSoal Nomor 8Saluran ginjal yang melengkung pada daerah medula dan berhubungan dengan tubulus proksimal di daerah korteks adalah ...A. Tubulus kontortus proksimalB. Tubulus pengumpulC. Tubulus distalD. Lengkung henleE. GlomerulusSoal Nomor 9Organ pada sistem ekskresi yang juga berperan dalam dalam sistem respirasi adalah ...A. Paru-paruB. GinjalC. HatiD. KulitE. GlomerulusSoal Nomor 10Organ pencernaan yang berukuran cukup besar dan tumpang tindih dengan organ pencernaan serta terikat erat pada diafragma dengan adanya ligamen adalah ...A. KulitB. Paru-paruC. HatiD. GinjalE. AlveolusSoal Nomor 11Di dalam hati, sel-sel darah merah yang sudah tua ditangkap oleh sel-sel khusus yang disebut ...A. Sel kankerB. Sel kelenjarC. Sel kupfferD. Sel SchwannE. Sel LeydigSoal Nomor 12Pigmen atau zat warna empedu yang dihasilkan dari komponen hemin disebut ...A. Bilirubin dan biliverdinB. HemoglobinC. KarotenD. UrolibinE. GlobinSoal Nomor 13Warna yang terdapat pada fese dan urine disebabkan oleh ...A. GlobinB. KarotenC. BilirubinD. BiliverdinE. UrobilinSoal Nomor 14Untaian pembuluh kapiler yang dindingnya bertaut menjadi satu dengan dinding kapsul Bowman adalah ...A. Lengkung henleB. Tubulus proksimalC. Vena renalisD. GlomerulusE. Vena kava inferiorSoal Nomor 15Proses pembentukan urin dalam ginjal dapat dibagi menjadi tiga tahap secara berurutan, yaitu ...A. Absorpsi, filtrasi, reabsorpsiB. Filtrasi, reabsorpsi, augmentasiC. Augmentasi, absorpsi, filtrasiD. Filtrasi, augmentasi, reabsorpsiE. Absorpsi, augmentasi, filtrasisoal sistem ekskresi bagian 21. Pengeluaran keringat dari tubuh . manusia bertujuan untuk...A mengurangi air dalam tubuh.B mengurangi peranan paru-paru. 'C mengatur pH darah.D mengatur suhu tubuh.E mempercepat reabsorpsi NH3 sebagai hasil metabolisme protein dan C02 sebagai hasil respirasi dapat membentuk urea yang kemudian diekskresikan. Pembentukan urea itu teljadi di dalam...A. usus usus kantong Mamalia mensekresikan sebagian besar limbah nitrogennya dalam bentuk urea, sedangkan burung umumnya mensekresikan asam urat dan ikan umumnya mensekresikan ammonia. Urutan toksisitas senyawa nitrogen ini dari yang paling toksik adalah...A amonia-asam urat-urea.B urea-ammonia-asam urat.C asam urat-urea-ammonia.D ammonia-urea-asam urat.E asam urat -ammonia Jika uji biuret terhadap urine seseorangmenghasilkan perubahan warna menjadi ungu, maka kemungkinan orang tersebut mengalami kelainan...A uremia, sebagai akibat kegagalan filtrasi di glomerulus.B albuminuria, sebagai akibat kegagalan filtrasi di glomerulus.C uremia, sebagai akibat kegagalan augmentasi di tubulus kontortus distal.D nefritis, sebagai akibat kegagalan reabsorbsi di tubulus kontortus distal.E diabetes insipidus, sebagai akibat kegagalan reabsorbsi air di sepanjang Dalam sistem ekskresi manusia, komponen darah seperti glukosa dan asam .amino dikembalikan ke darah dari tempat filtrasinya melalui proses..A. difusi difusi transport Glukosa direabsorpsi habis dari Hltrat ketika berada di...A kapsula Bowman'sB awal masuk loop Henle.C ujung akhir tubulus distal.D ujung akhir duktus pengumpul.E ujung akhir tubulus Jika dalam urine seseorang terdapat glukosa sedangkan ia tidak menderita diabetes melitus, maka kemungkinan tetjadi kerusakan pada bagian..A. tubulus kapsula lengkung tubulus Zat yang terlarut dalam urine yang mempengaruhi proses pemekatan urine adalah...A. glukosaB. nitrogenC. asam Kelainan pada sistem ekskresi yang ditandai dengan tidak terbentuknya urin, terjadi akibat adanya kerusakan pada...A. glomerulusC. kantbng kapsul Pernyataan berikut yang benar tentang daur ulang limbah nontoksik suatu organisme adalah...A ammonia hasil metabolisme protein digunakan, cacing tanah untuk mensintesis asam amino.B molekul air hasil respirasi digunakan oleh hewan menggantikan air yang hilang melalui kulit.C karbondioksida hasil respirasi digunakan oleh belalang untuk menghasilkan oksigen.D asam organik hasil fotosintesis digunakan tumbuhan hijau untuk mensintesis glikogen.E oksidasi hasil fotosintesis fitoplankton digunakan hewan laut untuk menyusun sistem ekskresi bagian 31. Fungsi ginjal adalah ...a. Mengeluarkan urineb. Membingkar proteinc. Mengeluarkan keringatd. Menyaring darah2. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah, proses penyaringan terjadi pada ...a. Ureterb. Sumsum ginjalc. Rongga ginjald. Badan-badan malpigi3. Peran hati dalam memudahkan pencernaan lemak yaitu dengan…a. Mendegradasi lemak menjadi asam aminob. Mengubah lemak menjadi glukosac. Menawarkan racun yang ada pada lemakd. Menghasilkan cairan empedu4. Perhatikan keterangan berikut!1 tempat pembongkaran sel darah merah2 tempat sintesis asam lemak3 mengubah glukosa menjadi glikogen4 tempat penyimpanan vitamin CBerdasarkan keterangan di atas, yang merupakan fungsi hati yaitu nomor…a. 3 dan 4b. 2 dan 4c. 1 dan 2 d. 1 dan 35. Apabila hati sebagai organ sekresi mengalami kerusakan, maka yang terjadi yaitu…a. Gagal melakukan sintesis proteinb. Tubuh akan mengalami kekurangan cairanc. Dalam tubuh banyak terdapat senyawa toksikd. Pencernaan lemak di usus akan terganggu6. Dari ginjal, urin dikeluarkan melalui ...a. Kantong kemihb. Uretrac. Ureterd. Urea7. Urin kita berwarna kuning dan berbau, ini karena adanya ...a. Sisa air teh dan gas belerangb. Sisa obat berwarna kuningc. Sisa makanan dan gas karbindioksidad. Zat warna empedu dan amonia8. Urin mengandung zat-zat berikut, kecuali ...a. Zat warna empedub. Garam-garamc. Asam urin, amoniad. Glikogen9. Penyakit kencing manis, disebabkan kekurangan hormon ...a. Adrenalinb. Insulinc. Tiroksind. Ekstrogen10. Selaput pembungkus organ paru-paru dinamakan…a. Diafragmab. Epicardiumc. Pleura d. Bronkus 11. Fungsi paru-paru sebagai organ ekskresi yaitu…a. Mensekresikan bilirubinb. Membersihkan darahc. Menyerap O2 d. Mengeluarkan CO212. Pada manusia, organ yang bertanggung jawab dalam mengekskresikan sisa-sisa metabolisme dalam darah yaitu…a. Paru-paru dan kulitb. Ginjal dan kulitc. Ginjal dan paru-parud. Paru-paru dan jantung13. Berikut ini merupakan faktor yang tidak mempengaruhi pengeluaran keringat pada manusia yaitu…a. Rangsangan sarafb. Suhuc. Emosi d. Umur 14. Karboondioksida dan uap air dikeluarkan oleh tubuh lewat ...a. Hatib. Ginjalc. Paru-parud. Kulit15. Yang bukan organ ekskresi ialah ...a. Ginjalb. Kulitc. Paru-parud. Jantungkunci jawabanBerikut ini jawaban dari soal-soal sistem ekskresi diatas, silahkan baca dan pahami setiap soal dan jawaban yang sudah kami rangkum. soal dan kunci jawaban bisa anda download secara lengkap melalui link dibawah JAWABAN / PEMBAHASAN / DOWNLOAD
Ոյ μաгጳдаζω оμоզобагоሁ
Θտιփуд рсун
Աς ሁ ևтιзвеሤու
Ущեхр հኒլ ճιյу
Бብλ етиδιբ уዞիки
Ωсн огፊ
ቶатвукр ևχоցяբ шяф
Угла ሑբалоփօዟ аκачеջո
Скапαր ло ծաኧуклаզ
ሾемሪх εሖ
Изθпумосвա еснεջօዥэኺ кта
Ефևцαтрሥжи ιн
Semakinbanyak cairan yang dikonsumsi, maka semakin banyak urine yang akan dihasilkan oleh tubuh. Proses pembentukan urin terdiri dari tiga tahap, yaitu filtrasi (penyaringan), reabsorpsi (penyerapan kembali) dan augmentasi (pengeluaran zat). 1.Filtrasi. Proses pembentukan urine yang satu ini dilakukan dengan bantuan dari ginjal.
Ginjal merupakan organ utama dalam mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme pada manusia dengan mengeluarkan air dan zat-zat sisa metabolisme Ginjal memiliki fungsi antara lain sebagai berikut Mengekskresikan zat sisa metabolisme seperti urea, asam urat, kreatin, dan zat yang bersifat racun bagi tubuh Mengatur volume plasma darah dan jumlah air di dalam tubuh Menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur eksresi garam-garam yang berlebihan di dalam tubuh Mengatur pH plasma dan cairan tubuh mengekskresikan urine yang bersifat basa Menghasilkan enzim tubuh yaitu renin dan eritropoetin. Sruktur Ginjal Ginjal memiliki struktur yang diselubungi suatu kapsul yang terbentuk dari jaringan serabut. Bagian luar ginjal dinamakan dengan korteks yang di dalamnya terdapat struktur yang dinamakan dengan medula. Bagian dalam ginjal terdapat ruang kosong yang dinamakan dengan pelvis. Lokasi ginjal berada di belakang tubuh Nefron merupakan unit struktur dan fungsional terkecil dari ginjal yang berjumlah +- satu juta nefron per ginjal manusia. Setiap nefron terdiri dari badan malpighi yang mengandung glomerolus yang diselubungi oleh kapsula memiliki dua unsur yaitu 1. Unsur pembuluh arterial, glomerolus, arterial eferen, kapiler tubuler2. Unsur epitel kapsula bowman, tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, tubulus kontortus disatal, dan tubulus kolektifus Lihat videoStruktur nefron dan proses pembentukan urine Ginjal dan bagian-bagiannya Proses Pembentukan Urine Ginjal merupakan tempat yang digunakan untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme dalam bentuk urine. Proses pembentukan urine melalui tiga tahapan yaitu melalui mekanisme filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi 1. FiltrasiPenyaringan Proses pertama dalam pembentukan urine adalah proses filtrasi yaitu proses perpindahan cairan dari glomerolus menuju ke kapsula bowman dengan menembus membran filtrasi. Membran filtrasi terdiri dari tiga bagian utama yaitu 1. Sel endotelium glomerolus 2. Membran basiler 3. Epitel kapsula bowmanDidalam glomerolus terjadi proses filtrasi sel-sel darah, trombosit dan protein agar tidak ikut dikeluarkan oleh ginjal. Hasil penyaringan di glomerolus akan menghasilkan urine primer yang memiliki kandungan elektrolit, kritaloid, ion Cl-, ion HCO3-, garam-garam, glukosa, natrium, kalium, dan asam amino. Proses filtrasi pada glomerolus yang melibatkan pembuluh darah Setelah terbentuk urine primer maka di dalam urine tersebut tidak lagi mengandung sel-sel darah, plasma darah, dan sebagian besar protein karena sudah mengalami proses filtrasi di glomerolus. 2. ReabsorpsiPenyerapan Kembali Reabsorpsi merupkan proses yang kedua setelah terjadi filtrasi di glomerolus. Reabsorpsi merupakan proses perpindahan cairan dari tubulus renalis menuju ke pembuluh darah yang mengelilinginya yaitu kapiler peritubuler. Sel-sel tubulus renalis secara selektif mereabsorpsi zat-zat yang terdapat pada urine primer dimana terjadi reabsorpsi tergantung dengan kebutuhan. Zat-zat makanan yang yang terdapat di urine primer akan di reabsoprsi secara keseluruhan, sedangkan reabsorpsi garam-garam anorganik direabsorpsi tergantung jumlah garam-garam anorganik di dalam plasma darah. Proses reabsorpsi terjadi dibagian tubulus kontortus proksimal yang nantinya akan dihasilkan urine sekunder setelah setelah proses reabsorpsi selesai. Bagian-bagian ginjal pada tubulus dan proses pembentukan urine Proses reabsorpsi air di tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal. Proses reabsorpsi akan terjadi penyaringan asam amino, glukosa, asam asetoasetat, vitamin, garam-garam anorganik dan air. Setelah pembentukan urine sekunder maka di dalam urine sekunder sudah tidak memiliki kandungan zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh lagi sehingga nantinya urine yang dibuang benar-benar memiliki kandungan zat yang tidak dibutuhkan tubuh manusia. Proses reabsorpsi air Reabsorpsi air yang dilakukan di bagian tubulus kontortus proksimal terjadi secara osmosis yang dinamakan dengan reabsorpsi obligat. Selain proses reabsorpsi air dilakukan di tubulus kontortus proksimal, proses rebasorpsi air juga terjadi di bagian tubulus kontortus distal yang terjadi dengan cara reabsorpsi fakultatifreabsorpsi tergantung kebutuhan air yang dibutuhkan tubuh. Rebasorpsi fakultatif terjadi jika tubuh manusia kekurangan air sehingga terjadi reabsorpsi dibagian tubulus kontortus distal. Mekanisme ini menggunakan bantuan hormon antideuretikADH yang disekresikan oleh kelenjar hipofisis. Proses reabsorpsi air yang melibatkan hormon antideuretik ADH Prinsip kerja hormon ADH adalah jika tubuh kekurangan air maka hormon ADH akan disekresikan supaya terjadi reabsorpsi air di tubulus kontortus distal, sedangkan jika tubuh kelebihan air maka kelenjar hipofisis tidak akan mensekresikan hormon ADH supaya tidak terjadi reabsorpsi air di tubulus kontortus distal. 3. AugmentasiPenambahan kembali Augmentasi merupakan proses penambahan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh lagi ke dalam tubulus kontortus distal . penambahan zat-zat yang terjadi diantaranya adalah penambahan urea dan ion hidrogen sangat penting untuk menjaga keseimbangan pH dalam darah. Jika pH dalam darah mulai menurun maka akan terjadi sekresi ion hidrogen ke tubulus kontortus distal akan meningkat sampai didapatkan pH darah sampai sedangkan urine yang terbentuk akan memiliki pH sampai urine yang terbentuk setelah proses augmentasi dinamakan dengan urine sebenarnya yang nantinya akan di salurkan ke tubulus kolektivus dan selanjutnya di tampung sementara di kantung kemih. Setelah proses augmentasi maka urine sebenarnya akan dibawa menuju ke kantung kemih Belum Lengkap Jika Belum Membaca Sistem Ekskresi, Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi Sistem Ekskresi, Paru-Paru, hati, dan Kulit SIstem Ekskresi, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Pembentukan Urine Sistem Ekskresi, Struktur Ginjal dan Proses Pembentukan Urine Sistem Ekskresi, Pengertian Ekskresi, Sekresi, dan Defekasi selamat belajar
Pasiendengan PPOK ringan dan pemeriksaan gas darah arteri yang normal tidak memiliki defek dalam ekskresi air oleh ginjal. Pasien PPOK dengan hipoksia dan/atau hiperkapnia mengalami sedikit penurunan pada ekskresi air bebas oleh ginjal, tapi pasien dengan PPOK berat yang memiliki manifestasi 30 Assadi, 2008; terj.
Manakah pernyataan berikut ini yang paling benar bekaitan dengan proses eksresi oleh ginjal? A. Augmentasi oleh tubulus merupakan transpor pasif yang tidak memerlukan energi B. Sekresi tubulus memindahkan zat zat tertentu dari darah kapiler tubuler ke dalam urine C. Proses eksresi berlangsunng di dalam glomerulus D. Reabsorbsi tubulus dikontrol oleh hormon adrenalin E. Filtrat glomerulus di dalam kapsul bowman banyak mengandung protein Jawaban B. Sekresi tubulus memindahkan zat zat tertentu dari darah kapiler tubuler ke dalam urine Pembahasan A. Augmentasi oleh tubulus merupakan transpor pasif yang tidak memerlukan energi SALAH seharusnya transpor aktif B. Sekresi tubulus memindahkan zat zat tertentu dari darah kapiler tubuler ke dalam urine BENAR C. Proses seksresi berlangsunng di dalam glomerulus SALAH seharusnya di tubulus D. Reabsorbsi tubulus dikontrol oleh hormon adrenalin SALAH seharusnya ADH E. Filtrat glomerulus di dalam kapsul bowman banyak mengandung protein SALAH seharusnya tidak mengandung protein *Baca buku halaman 321-327 Baca Selengkapnya Pembahasan Uji Kompetensi Materi Sistem Ekskresi Kelas 11 Kurikulum 2013
Ekskresiadalah proses pengeluaran sisa metabolisme. Baik berupa urine, keringat, dan pernapasan. Ada 4 alat-alat ekskresi pada manusia, yaitu ginjal, kulit, hati, dan paru-paru. Ginjal mengeluarkan urine, kulit mengeluarkan keringat, hati mengeluarkan empedu bersama urin, dan paru-paru mengeluarkan karbondioksida dan uap air.
1. Saluran pernapasan pada manusia tersusun atas organ-organ pernapasan. Secara berurutan susunan organ-organ pernapasan yang membentuk saluran pernapasan tersebut adalah . . . .A. rongga hidung-laring-trakea-faring-paru-paru-bronkiulos-bronkusB. rongga hidung-faring-laring-trakea-bronkus-bronkiolus-paru-paruC. rongga hidung-faring-trakea-laring-paru-paru-bronkus-bronkiolusD. faring-rongga hidung-trakea-laring-bronkus-paru-paru-bronkiolusE. rongga hidung-faring-laring-bronkus-trakea-bronkiolus-paru-paru ANS B 2. Pernyataan-pernyataan berikut ini yang benar, berkaitan dengan penggunaan oksigen dalam tubuh adalah . . . .A. oksigen digunakan untuk mencerna makanan di usus sehingga menghasilkan energi dan CO2B. oksigen di dalam bronkiolus digunakan untuk membakar bahan makanan sehingga dihasilkan energiC. di dalam alveolus, oksigen digunakan untuk membakar bahan makanan dan CO2 yang dihasilkan dibuang melalui ekspirasiD. CO2 digunakan untuk memanaskan darah, kemudian diedarkan ke seluruh tubuh sehingga suhu tubuh tetap konstanE. oksigen akan berikatan dengan karbon di dalam sel membentuk CO2 kemudian dibuang melalui inspirasi ANS C 3. Bagian paru-paru yang secara fungsional melaksanakan fungsi pertukaran gas adalah . . . .A. bronkusB. bronkiolusC. alveolusD. pleuraE. paru-paru ANS C 4. Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pernapasan manusia, kecuali . . . .A. usiaB. jenis kelaminC. aktivitas tubuhD. berat badanE. kondisi lingkungan ANS E 5. Tujuan utama dari proses respirasi yang berhubungan dengan aktivitas tubuh adalah untuk ….A. menghasilkan energiB. memperkuat imun tubuhC. memasukkan gas karbon dioksidaD. memasukkan gas karbon monoksidaE. mengeluarkan oksigen ANS A 6. Bagaimanakah cara kerja otak untuk mengendalikan gerakan-gerakan pernapasan?A. otak bekerja secara refleksB. otak mengirim sinyal melalui saraf untuk memerintahkan otot-otot dada atau diafragma untuk berkontraksiC. otak mengirim sinyal pada saraf untuk memerintahkan otot antar tulang rusuk berkontraksi sendiriD. gerakan-gerakan pernapasan bekerja secara spontanE. semua jawaban salah ANS B 7. Jenis gangguan pada sistem pernapasan, yang ditandai dengan rusaknya dinding-dinding alveolus dinamakan ….A. bronkitisB. pneumoniaC. asfiksiaD. emfisemaE. tonsilitis ANS D 8. Penyakit pernapasan yang menyebabkan infeksi pada bronkiolus dinamakan. . . .A. bronkitisB. pneumoniaC. asfiksiaD. emfisemaE. tonsilitis ANS A 9. Penyempitan saluran pernapasan dinamakan penyakit ….A. bronkitisB. pneumoniaC. asmaD. emfisemaE. tonsilitis ANS C 10. Fungsi utama rambut-rambut halus silia pada hidung untuk ….A. menyaring debu atau kotoran yang masuk ke dalam saluran pernapasanB. mengatur suhu udara pernapasanC. difusi gas oksigen dan karbondioksidaD. mencegah makanan masuk ke dalam saluran pencernaanE. mengatur kelembaban saluran pernapasan ANS A 11. Perbedaan mendasar antara pernapasan dada dan pernapasan perut adalah ….A. pernapasan dada melibatkan diafragma, sedangkan pernapasan perut melibatkan otot perutB. pernapasan dada melibatkan tulang rusuk, sedangkan pernapasan perut melibatkan lambungC. pernapasan dada melibatkan rongga dada, sedangkan pernapasan perut melibatkan diafragmaD. pernapasan dada melibatkan paru-paru, sedangkan pernapasan perut melibatkan diafragmaE. pernapasan dada melibatkan diafragma, sedangkan pernapasan perut melibatkan paru-paru ANS C 12. Kontraksi otot antartulang rusuk pada proses pernapasan manusia menyebabkan . . . . Soal SNMPTN 2010A. tulang-tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, dan terjadi inspirasiB. tulang-tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, dan terjadi ekspirasiC. tulang-tulang rusuk mengendur, rongga dada membesar, dan terjadi inspirasiD. tulang-tulang rusuk mengendur, rongga dada mengecil, dan terjadi inspirasiE. diafragma mendatar, rongga dada membesar, dan terjadi inspirasi ANS A 13. Di bawah ini pernyataan tentang mekanisme pernapasan Otot diafragma mengerut, volume rongga dada mengecil, udara keluarOtot antar tulang rusuk berkontraksi, tulang rusuk naik, volume dada membesar, tekanan udara turun, udara masukOtot diafragma mendatar, volume rongga dada membesar, udara masukOtot antar tulang rusuk kendur, tulang rusuk turun, volume rongga dada mengecil, tekanan udara bertambah, udara keluar Pernyataan yang benar tentang pernapasan dada adalah . . . .A. 1 dan 2B. 1 dan 3C. 2 dan 3D. 2 dan 4E. 3 dan 4 ANS D 14. Bagian dari eritrosit yang berperan mengikat oksigen adalah . . . .A. leukositB. trombositC. hemoglobinD. alveolusE. bronkus ANS C 15. Pernyataan manakah yang TIDAK benar dalam kaitannya dengan pertukaran oksigen dan karbondioksida pada sistem pernapasan manusia?A. pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam kapiler terjadi secara osmosis di alveolus dan sel jaringan tubuhB. pada alveolus, molekul gas akan bergerak melalui membran respirasi dari tekanan tinggi ke rendahC. pertukaran oksigen dan karbondioksida yang terjadi di jaringan tubuh sangat dipengaruhi oleh tekananD. oksigen diedarkan ke seluruh tubuh dalam bentuk oksihemoglobinE. pertukaran O2 dan CO2 terjadi di bronkus ANS E 16. Oksigen diedarkan ke seluruh jaringan tubuh, dalam bentuk . . . .A. oksigen bebasB. oksigen dan karbonC. oksihemoglobinD. karbon monoksidaE. karbon dioksida ANS C 17. Gas oksigen yang masuk ke paru-paru harus diangkut menuju ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Mekanisme pengangkutan oksigen menuju ke jaringan tubuh adalah . . . . Soal UN 2012A. dalam bentuk oksihemoglobin, diangkut melalui plasma darahB. dalam bentuk oksihemoglobin, diangkut melalui sel darah merahC. dalam bentuk okesigen bebas, diangkut melalui sel darah merahD. dalam bentuk oksigen bebas, diangkut melalui sel darah putihE. dalam bentuk oksigen bebas, diangkut melalui plasma darah ANS B 18. Paru-paru beradaptasi untuk mengambil oksigen di udara, kemudian oksigen tersebut berdifusi ke dalam darah. Di bawah ini yang bukan merupakan ciri-ciri paru-paru untuk proses tersebut adalah …..A. permukaan yang luasB. permukaan yang elastisC. kaya akan kapiler darahD. dinding alveolus yang tipisE. tidak memiliki selaput pelindung ANS E 19. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! Menyaring kotoran yang masuk bersama oksigenMengatur suhu udara pernapasan agar tetap sejukMenjaga kelembapan udara dalam saluran pernapasanMemudahkan osmosis oksigen dalam hidung Yang merupakan fungsi rambut dan selaput lendir dalam hidung ditunjukkan oleh nomor . . . .A. 1 dan 2B. 1 dan 3C. 1 dan 4D. 2 dan 3E. 2 dan 4 ANS B 20. Penyakit pernapasan yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis adalah . . . .A. emfisemaB. pneumoniaC. asmaD. kanker paru-paruE. TBC ANS E 21. Penyakit pneumonia disebabkan oleh ….A. jamurB. virusC. fungiD. bakteriE. serangga ANS D 22. Alat yang digunakan pada percobaan untuk mengukur laju kecepatan pernapasan serangga asalah ….A. tensimeterB. thermometerC. respirometerD. barometerE. insectimeter ANS C 23. Fungsi lugol eosin yang diteteskan menggunakan jarum suntik pada percobaan mengukur laju kecepatan pernapasan serangga, berperan untuk ….A. mengikat karbon monoksidaB. mengikat karbon dioksidaC. melemahkan seranggaD. menandai kecepatan pernapasan seranggaE. merekatkan pipa percobaan ANS D 24. Peran kristal KOH atau NaOH yang dibalut kapas dalam percobaan mengukur laju kecepatan respirasi serangga adalah ….A. mengikat karbon monoksidaB. mengikat karbon dioksidaC. melemahkan seranggaD. menandai kecepatan pernapasan seranggaE. merekatkan pipa percobaan ANS B 25. Bahan yang dapat digunakan untuk merekatkan sambungan antara tabung dan pipa pengukur laju kecepatan pernapasan, agar tidak ada udara lain yang masuk selain O2, adalah ….A. vaselinB. lugolC. kristal NaOHD. airE. kapas ANS A 26. Pernyataan berikut yang tidak berhubungan langsung dengan sistem ekskresi adalah ….A. urine dihasilkan oleh ginjalB. hati mengeluarkan empeduC. feses dikeluarkan oleh anusD. karbondioksida dikeluarkan paru-paruE. kulit mengeluarkan air dan garam ANS C 27. Urutan tahap-tahap pembentukan urine yang benar adalah….A. filtrasi – augmentasi – reabsorpsiB. filtrasi – reabsorpsi – augmentasiC. reabsorpsi – filtrasi – augmentasiD. reabsorpsi – augmentasi – filtrasiE. filtrasi-absorbsi-augmentasi ANS B 28. Tahapan pembentukan urine yang menghasilkan urine primer adalah ….A. filtrasiB. sekresiC. reabsorbsiD. augmentasiE. absorbsi ANS A 29. Zat-zat yang direabsorbsi pada tubulus proksimal sehingga menghasilkan urine sekunder adalah . . . .A. amoniaB. ureaC. proteinD. glukosaE. karbohidrat ANS D 30. Proses augmentasi pada tahap pengumpulan urine sesungguhnya sebelum dikeluarkan terjadi di ….A. tubulus kontortus proksimalB. tubulus kontortus distalC. tubukus kontortus kolektivusD. ureterE. uretra ANS B 31. Setelah dilakukan uji di laboratorium, urine penderita gangguan ginjal dinyatakan positif terhadap reagen biuret dan reagen benedict. Berdasarkan hasil tersebut kemungkinan gangguan yang terjadi adalah….A. kerusakan pada glomerulusB. tersumbatnya tubulus kontortus proksimalC. peradangan pada pelvis renalisD. penyumbatan pada tubulus kolektivusE. tersumbatnya kandung kemih ANS A 32. Zat berikut yang bukan kandungan urine normal adalah ….A. proteinB. ureaC. ammoniaD. natriumE. H2O ANS A 33. Seoang pasien diuji kandungan urinenya menggunakan biuret. Ternyata hasil yang didapat, urine menjadi berwarna ungu. Hal tersebut menunjukkan bahwa pasien tersebut kemungkinan mengalami penyakit ….A. diabetes mellitusB. diabetes insipidusC. gagal ginjalD. nefritisE. albuminuria ANS E 34. Proses yang terjadi di tubulus distal adalah ….A. filtrasi karbohidrat dengan bantuan hormonB. augmentasi penyerapan glukosa kembaliC. reabsorbsi urea dengan bantuan hormonD. augmentasi pembentukan urine sesungguhnyaE. filtrasi air secara pasif ANS D 35. Tahapan pembentukan urine yang menghasilkan urine primer adalah ….A. filtrasiB. sekresiC. augmentasiD. reabsorpsiE. absorbs ANS A 36. Bagian dari organ ginjal yang berfungsi sebagai tempat augmentasi adalah….A. tubulus kontortus proksimalB. tubulus kontortus distalC. kapsul BowmanD. lengkung henleE. glomerulus ANS B 37. Glomerulus merupakan bagian yang terdapat di dalam . . . .A. tubulus kontortus proksimalB. tubulus kontortus distalC. kapsul BowmanD. lengkung henleE. glomerulus ANS C 38. Hasil dari proses augmentasi adalah ….A. urine primerB. urine sekunderC. urine tersierD. urine sesungguhnyaE. darah ANS D 39. Hati merupakan salah satu alat ekskresi yang menghasilkan zat berupa ….A. gas CO2B. asam uratC. kolesterolD. lemakE. empedu ANS E 40. Pada proses pembentukan urine, terdapat urine primer, urine sekunder, dan urine sesungguhnya. Proses pembentukan urine sekunder berlangsung di….A. tubulus kontortus proksimalB. tubulus kontortus distalC. tubukus kontortus kolektivusD. tubulus – tubulus ginjalE. lengkung henle ANS A 41. Keadaan di mana glomerulus meradang, ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya sering disebut penyakit ….A. batu ginjalB. diabetes insipidusC. diabetes melitusD. nefritisE. emfisema ANS D 42. Urin sesungguhnya memiliki banyak kandungan ….A. ureaB. glukosaC. asam uratD. asam laktatE. gula ANS A 43. Zat berikut yang bukan kandungan urine normal adalah ….A. proteinB. ureaC. natriumD. amoniaE. air ANS A 44. Sebagai alat ekskresi, paru-paru mengekskresikan ….A. CO2 dan H2OB. CO dan H2OC. O2 dan CO2D. HCO3 dan H2OE. CaCO3 dan H2O ANS A 45. Kulit mengekskresikan keringat yang memiliki kandungan berupa . . . .A. karbon dioksida dan airB. air dan oksigenC. air dan garamD. uap air dan kaliumE. uap air dan amonia ANS C 46. Gangguan pada sistem ekskresi yang terjadi karena tingginya kandungan glukosa adalah . . . .A. diabetes mellitusB. diabetes insipidusC. gagal ginjalD. nefritisE. albuminuria ANS A 47. Salah satu penyebab albuminuria, yaitu ditemukannya …. pada urineA. ureaB. ammoniaC. proteinD. glukosaE. karbohidrat ANS C 48. Berikut ini penyakit yang terjadi pada sistem ekskresi manusia, kecuali ….A. diabetes mellitusB. konstipasiC. gagal ginjalD. nefritisE. albuminuria ANS B 49. Adanya timbunan kristal karbonat pada saluran ginjal menyebabkan penyakit ….A. diabetes mellitusB. konstipasiC. gagal ginjalD. batu ginjalE. albuminuria ANS D 50. Salah satu pengobatan yang dilakukan ketika terjadi kerusakan pada ginjal adalah melakukan cuci darah. Teknik ini dikenal juga dengan nama …..A. akupunturB. transplantasiC. hemodialisaD. cangkok ginjalE. transkripsi ANS C
Definisihipertensi. Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi, adalah kondisi medis yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam waktu yang lama). Penderita yang mempunyai tekanan darah melebihi 140/90 mmHg (M.Adib 2011 ). Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan,berat badan, tingkat aktifitas
ጁиκоջխኑαրа жաጵυзел
Аֆኑлоςоσо ቾа ст
ኺпсθς ζሳ гፁ
Pernyataanyang benar terkait dengan ekskresi urea adalah. Disekresikan oleh hati dan dikeluarkan oleh ginjal. Terkandung di dalam darah dan menjadi parameter fungsi ginjal
Sistemekskresi manusia adalah kumpulan organ-organ yang berfungsi untuk membuang sampah dari tubuh manusia. Sistem ini terdiri dari struktur khusus dan jaringan kapiler yang membantu dalam proses ekskretoris. Sistem ekskresi manusia meliputi ginjal dan satuan fungsional, nefron. Aktivitas yang keluar dari ginjal dimodulasi oleh hormon khusus
.
pernyataan yang benar berkaitan dengan proses ekskresi oleh ginjal adalah